Tips Fashion Untuk Wanita Mungil 150 Cm
Sebagai makhluk kecil Tuhan, saya memiliki banyak hal untuk disyukuri. Selama ritual lempar jumrah, dengan tubuh mungil saya, saya bisa meluncur ke depan di antara ketiak orang Afrika, Arab, dan lainnya, yang sebenarnya sangat tinggi.
Bahkan dengan tubuh
kecil saya, saya sering dikira mahasiswa, padahal anak sudah perempuan.
"Selesai kuliah, De?" Duh, padahal saya pakai seragam kerja.

Tentu lebih irit kain
saat membuat baju.Tapi, terkadang saya suka kesal saat memilih pakaian. Tidak
jarang saya merasa saya terlihat lebih pendek dan gemuk dengan pakaian yang
saya pilih. Tak jarang saya sering berganti pakaian saat ingin pergi sebelum
akhirnya menemukan yang pas.
Lama kelamaan saya
mulai paham, model baju wanita oline workrobe seperti apa yang cocok untuk tubuh mungil saya agar
tidak terlihat pendek bahkan terlihat tenggelam. Nah, karena saya berhijab,
tentu saja saya tidak sebebas wanita non-hijab dalam memilih busana yang tepat.
Tidak mungkin dong saya
memilih rok mini ataupun v-neck walaupun pakaian tersebut sangat cocok untuk
wanita bertubuh mungil biar kelihatan tambah cute dan imut-imut.
Jadi trik apa yang saya
gunakan untuk memilih pakaian wanita yang cocok? Nah, berikut pengalaman saya
dalam memadu-padankan pakaian.
Pilih potongan di atas
pinggang supaya terlihat lebih tinggi.
Saya menyadari bahwa
bagian atas sampai pinggang lebih panjang daripada bagian pinggang ke ujung
kaki, sehingga jika menggunakan pakaian wanita 2 pieces, saya memilih atasan
yang memiliki potongan di atas pinggang atau di dada, membentuk A line.
Potongan baju seperti itu membuat saya terlihat tidak buntet.
Potongan A line selain
terlihat lebih tinggi juga saya pikir cocok untuk wanita berhijab karena tidak
membentuk tubuh.
Menghindari pakaian
oversize, lebih memilih yang pas di badan.
Nah, ini juga trik yang
saya gunakan ketika memilih pakaian. Saya sering rewel jika mengukur bagian
bahu, selalu minta supaya di pas di ujung bahu.
Pakaian wanita yang
oversize membuat saya terlihat tenggelam. Saya lebih suka memilih pakaian yang
pas di badan. Biasanya saya mencari ukuran S jika berbelanja pakaian di
mall-mall. Tapi tentu saja perlu diperhatikan juga jangan sampai pakaian yang
saya pilih mencetak bagian tubuh saya, apalagi kalau sampai mencetak bagian
perut yang menggelambir. Oh, big no!
Oya, bukan berarti kita
tidak boleh menggunakan pakaian oversize. Wanita mungil seperti saya bisa
menggunakan atasan oversize asal bawahannya tidak oversize alias pas di badan.
Vertical Stripes! It
works!
Tips yang satu ini
sudah sering saya dengar sejak zaman dahulu kali. Motif garis vertikal ampuh
memberikan ilusi supaya tubuh tampak lebih tinggi. Asal jangan berlebihan yak.
Cukup misalkan menerapkan motif vertikal pada bagian atas atau bawah, alias
pilih salah satu.
Pakaian dengan garis
vertikal memberikan ilusi tampak tinggi
Saya biasanya
mengkombinasikan atasan dengan panjang maximum sepanggul dengan celana atau rok
maxi berwarna hitam atau gelap.
Motif berbunga besar?
Owh, tidak deh!
Jangan coba-coba
memakai pakaian wanita dengan motif bunga-bunga besar, sebab hanya akan membuat
tubuh kita bertambah kecil dan buntet.
Bagaimana dong kalau
suka motif flower? Saya biasanya memilih pakaian dengan motif bunga-bunga kecil
dan tidak terlalu banyak.
Siapa bilang maxi dress
tidak bisa digunakan wanita mungil?
Penggunaan maxi dress
alias baju terusan panjang sebetulnya tidak disarankan untuk wanita mungil.
Tapi, jika kita bisa memilih model, warna dan motif sebetulnya maxi dress dapat
mempercantik tampilan si mungil.
Saya biasanya memilih
maxi dress dengan potongan yang lurus atau melebar pada bagian bawah (A-line),
dengan warna yang netral atau monokrom.
Warna netral dan
monokrom untuk si mungil 150 cm.
Warna monokrom seperti
hitam, dapat memberikan ilusi penglihatan tampak kurus, sehingga kita terlihat
lebih langsing. Warna-warna natural seperti abu, coklat muda pun bisa membuat
tubuh mungil terlihat lebih tinggi. Oya, warna peach atau pink pastel pun bisa
dicoba diterapkan.
Komentar
Posting Komentar